RajaKomen

Begini Cara Menggendong Bayi Terbaik Untuk Dapat Ikatan Batin Dengan Si Kecil

10 Agu 2022  |  177x | Ditulis oleh : Admin
Merries

Untuk Moms yang memiliki bayi lucu dan juga sehat tentunya merupakan sebuah kebahagiaan tidak ternilai. Berinteraksi secara intens dengan Menggendong Bayi dan memeluknya dengan erat akan menciptakan ikatan batin antara Si Kecil dengan Moms dan Dads. Ikatan emosi yang kuat yang baik antara si Kecil dan kedua orang tuanya dan sangat baik untuk perkembangannya nanti.

Cara menggendong bayi yang benar sangat berpengaruh pada tumbuh kembang bayi terutama pada bayi usia Batita. Ikatan emosi memegang peranan penting dalam komunikasi, karena pada level usia tersebut Si Kecil belum dapat berkomunikasi secara verbal dengan baik. Ikatan emosi yang kuat mampu menghadirkan pengertian Moms dan Dads dengan apa yang diinginkan oleh Si Kecil tanpa harus berkomunikasi secara lisan.

Berinteraksi dengan lebih intens juga bisa meningkatkan kedekatan emosional atau keterikatan batin dengan si kecil, contohnya seperti ketika Moms dan si kecil sedang bermain atau sedang memandikannya. Bahkan Moms dapat memiliki momen yang lebih berkualitas saat menyusui bayi dengan ASI eksklusif, tentu kedekatan Moms dengan si kecil akan lebih cepat terjalin.

Jika sudah terjalin ikatan batin yang kuat antara si kecil dengan Moms dan Dads, saat dia menangis tentu akan lebih mudah di pahami. Seperti tangisan karena lapar, sakit atau ketika popok yang dikenakan sudah tidak nyaman dan ingin segera diganti.

Ketika bayi mulai rewel tentu metode yang paling tepat untuk membuatnya nyaman adalah dengan menggendongnya, si kecil akan merasa lebih tenang dan nyaman karena dekapan hangat dari kedua orang tuanya. Kehangatan dari ibu menggendong bayi mampu meredam tangisan dan menenangkan detak jantung.

Kehangatan gendongan memberikan sensasi rasa nyaman seperti dalam kandungan. Walau ada istilah bau tangan, Moms and Dads jangan khawatir untuk menenangkan bayi dengan cara digendong. Bayi di usia awal kelahirannya masih beradaptasi dengan dunia luar yang terasa asing, wajar jika selalu ingin digendong.

Selain menumbuhkan ikatan batin yang kuat, menggendong bayi pun bermanfaat bagi perkembangan fisik Si Kecil. Seperti menstimulasi pertumbuhan bayi menjadi lebih baik, kemudian meningkatkan perkembangan otot pada Si Kecil, dan yang terakhir, menggendong bayi juga bisa jadi olahraga bagi Moms untuk melatih otot tangan.

Meskipun menggendong bayi menyehatkan dan membuat stimulasi baik secara fisik maupun secara psikologis, Moms and Dads harus tetap berhati-hati dan memperhatikan beberapa hal ketika akan menggendong Si Kecil. Salah-salah, nanti Si Kecil malah cedera dan tidak nyaman ketika digendong.

Usia Si Kecil merupakan hal utama yang harus diperhatikan. Usia Si Kecil mempengaruhi posisi gendong bayi, karena posisi menggendong ini dipengaruhi oleh otot-otot tubuh bayi. Berbagai variasi menggendong dapat dilakukan sesuai dengan usia Si Kecil. Untuk itu kita perlu belajar dan lebih memahami bagaimana cara Menggendong Bayi yang baik dan benar sesuai dengan usianya. Posisi untuk menggendong bayi juga pastinya akan berbeda ketika usianya mulai bertambah.

Cara Menggendong Bayi Berdasarkan Usia

  • Usia 0 – 2 bulan

Bagi bayi yang baru lahir, otot lehernya masih belum kuat sehingga Moms & Dads harus memastikan bahwa kepala, leher dan pundak tertopang dengan baik dengan cara membungkukkan badan Si Kecil lalu menyelipkan satu tangan di antara kepala dan lehernya. Jangan lupa untuk menopang punggung dan bokong Si Kecil juga ya.

  • Usia 3 – 4 bulan

Biasanya otot di sekitar leher Si Kecil akan lebih kuat di sekitaran usia 3 – 4 bulan ke atas, atau jika bayi sudah bisa menegakkan lehernya ketika tengkurap. Moms bisa menggendong dengan menghadapkan Si Kecil ke depan dengan posisi duduk, namun tetap support kepala Si Kecil dengan tangan ya Moms.

  • Usia 5 – 6 bulan

Umumnya para Dads baru akan berani menggendong bayi ketika usianya sudah lebih dari 5 bulan, dan memang usia bayi di atas 5 bulan sudah mampu menopang kepalanya sendiri sehingga Si Kecil sudah dapat digendong menggunakan baby carrier yang umumnya terlihat lebih praktis bagi para Dads. Selain itu, pada usia ini bayi sudah aman digendong menyamping dengan melingkarkan kakinya di pinggang Moms atau Dads. Namun untuk posisi ini, jangan lupa untuk tetap menyangga punggung dan menjaga posisi kepala Si Kecil ya, Moms & Dads.

  • Usia 7 bulan ke atas

Selain posisi menyamping di atas, variasi menggendong bayi favorit lainnya adalah menggendong hadap depan atau posisi bayi berdiri. Variasi gendong ini dapat dilakukan oleh Moms dan Dads dengan menahan bagian bokong Si Kecil, sedangkan tangan lainnya diletakkan pada bagian dadanya. Variasi menggendong hadap depan ini paling pas digunakan untuk foto bersama bareng Si Kecil loh, Moms dan Dads. Namun poin minus dari posisi menggendong seperti ini adalah tangan dan lengan akan cepat lelah karena berat bayi semuanya bertumpu pada lengan dan tangan Moms atau Dads.

Setelah kita mengetahui cara Menggendong Bayi yang benar sesuai dengan usianya, tapi ternyata si kecil masih saja rewel dan menangis pastinya ada sebab lain yang harus Moms cari tahu. Salah satu faktor yang paling sering membuat bayi menangis biasanya adalah karena popok bayi yang tidak nyaman.

Untuk itu pastikan popok Si Kecil selalu dalam kondisi kering dengan memberikannya popok terbaik yang dapat menyerap cairan dengan banyak dan cepat dan berbahan lembut seperti Merries. Selain itu karet popok Merries pun lembut dan elastis sehingga tidak meninggalkan bekas merah di kulit Si Kecil. Karet elastis popok Merries membuat Si Kecil tetap nyaman beraktivitas namun tetap kuat mencegah popok bocor dari samping.

Khusus Si Kecil yang baru lahir, Moms bisa memilih Merries tipe perekat ukuran New Born, popok Merries yang didesain khusus untuk bayi yang baru lahir hingga berat maksimal 5 kg. Ukurannya yang pas untuk newborn akan semakin membuat Si Kecil nyaman. Perekat yang bisa dilepas pasang pada Merries tipe perekat juga cocok untuk Moms dan Dads yang masih membiasakan diri untuk memasang popok, karena tidak perlu khawatir daya rekat berkurang. Yuk Moms, berikan yang terbaik untuk Si Kecil dengan Merries!

Baca Juga: